Ampuh Atasi Mata Kering dengan Insto Dry Eyes


Kali ini bukan mau bahas tentang dompet kering ya tapi mata kering alias dry eyes. Mau berbagi sedikit aja tentang pengalaman sembuh dari mata kering yang pernah saya alami dulu.

Ceritanya adalah pas saya masih menjadi perantau dan bekerja sebagai operator produksi di salah satu pabrik asal Jepang yang beroperasi di Karawang. Buat orang kampung seperti saya, merantau adalah cara cepat untuk mengubah hidup dan kondisi keuangan agar lebih baik. Berangkatlah saya merantau dengan modal ijazah SMK dan itu adalah kali pertama saya tinggal jauh dari orang tua.  Saya tidak ada gambaran seperti apa kerja di pabrik itu, di pikiran saya cuma dapat gaji banyak aja. Soalnya setiap ada yang merantau, pas balik ke kampung pasti penampilannya udah beda aja, bawa mobil hingga kulit glowing. Pas saya menjalani sendiri bekerja sebagai perantau, saya tahu bahwa yang terlihat oleh orang lain itu hanya sebagian saja. Ya, bekerja di kota besar memang memberi gaji yang besar dan bisa membuat siapa saja menjadi lebih kaya dari sebelumnya. Namun, satu hal yang dilupakan adalah setiap pekerjaan memiliki tantangan dan risiko. Mungkin waktu itu gaji saya lebih besar dari teman-teman saya yang ada di kampung. Hanya saja mereka tidak tahu bagaimana saya berusaha keras untuk tetap betah merantau dan bekerja di pabrik. Setiap hari saya berangkat dari mess atau dormitory tempat saya tinggal menuju pabrik dengan jalan kaki. Setiap waktu jalan kaki itu, dalam hati saya takut dan dag dig dug. Saya selalu memikirkan hari ini mau proses model apa, part yang saya kerjain apa, berapa set atau jumlah produk yang akan dibuat, apakah saya bisa bekerja cepat atau tidak, apakah leader saya akan jadi ibu peri atau ibu tiri, dan pertanyaan-pertanyaan lain yang menyangkut profesionalisme saya dalam bekerja. Menjadi buruh pabrik pasti ada suka dukanya lah, bukan hanya karena pekerjaan saja tetapi faktor tempat dan lingkungan kerja. 
Sebisa mungkin saya coba untuk tidak mengeluhkan capenya bekerja, atau banyaknya pekerjaan, atau jadwal over time yang banyak, dan lain-lainnya. Cuma pas saya sakit, saya benar-benar ingin mengeluh dan mengadu tetapi ya ke siapa? Jadi perantau itu semuanya serba sendiri.
Selama jadi perantau, part-part kecil itu jadi teman saya. Sebuah part kecil yang biasa digunakan untuk perangkat elektronik adalah yang saya pegang setiap hari. Bukan hanya ukurannya yang beberapa milimeter, tetapi jumlahnya itu banyak sekali. Setiap hari kurang lebih ada 700 set atau produk elektronik yang saya buat dan untuk satu set saya bisa bekerja dengan part kecil sampai 10 buah. Jadi bisa dihitung kira-kira ada 7000 buah “part kecil” yang saya pantengin selama 8 jam bekerja. Jumlah itu bisa lebih banyak, kalau pas ada lemburan. Pertama sih tidak terlalu jadi masalah, tetapi lama kelamaan saya mulai merasa ada yang mengganggu di bagian mata saya. 

source: www.powerofpositivity.com

Teman-teman saya bilang kalau mata saya memerah. Memang benar saya lihat kaca dan mata kiri saya sedikit merah dibanding mata kanan. Saya tahu kalau itu tanda mata lelah dan tubuh saya butuh istirahat. Saya tetap bekerja dan berangkat ke pabrik, tetapi saya kurangi kegiatan lain seperti penggunaan smartphone agar mata saya bisa beristirahat. Saya perbanyak minum air putih dan mengatur waktu tidur agar bisa memulihkan kondisi kesehatan saya. Dalam hati saya bertanya apakah mata kering bisa sembuh sendiri tanpa perlu ke dokter. Soalnya dormitory saya jauh dari klinik atau puskesmas apalagi rumah sakit. Pulang kerja, badan rasanya cape banget jadi males buat pergi lagi untuk periksa mata.
Pas malam minggunya saya tidak tidur awal karena nonton film bareng teman-teman. Setiap malam minggu itu biasanya pihak dormitory membuat kegiatan nonton bareng, mirip layar tancap soalnya cuma pakai layar proyektor dan layar putih yang tidak besar-besar amat ukurannya. Biasanya film yang diputar itu tentang cinta atau tentang kisah nyata, jadinya seru dan saya tidak mau lewatin acara seperti ini. Ya, paginya mata saya malah tambah parah. Selain memerah, udah mulai terasa sedikit perih. Kalau di kampuh mungkin orang tua saya akan pakai tanaman obat untuk mata kering atau metode pengobatan alami agar sembuh. Orang tua-orang tua di kampung saya masih sering pakai daun-daunan untuk mengobati berbagai penyakit. Ada yang sembuh, ada juga yang tidak sembuh sih tergantung seberapa parah penyakitnya.
Saya coba perbaiki pola makanan dan asupan nutrisi, mungkin ada makanan untuk mata kering yang bisa mengobati dari dalam dan secara alami. Saya perbanyak makan wortel dan tomat karena itu sayuran yang paling mudah saya dapatkan. Saya tetap belum ke dokter karena saya beranggapan ini mata pasti sembuh walaupun prosesnya lambat. Jadwal kerja masih berlanjut dan saya gantian kerja untuk shift malam. Mata yang merah dan sedikit perih ini tetap saya bawa untuk bekerja. Produksi di pabrik kebetulan sedang banyak jadi saya diminta untuk lembur, saya pulang kerja itu sekitar jam 3 pagi. Pulangnya saya tidak jalan kaki, tetapi naik ojek dari pabrik ke dormitory. Suasana pulang kerja dini hari seperti ini itu menyenangkan buat saya. Soalnya ada ratusan karyawan pabrik yang pulang menuju dormitory dan berebut naik ojek. Saya bukan naik ojek sembarang ojek. Kalau udah naik, wussss rasanya udah kaya nebeng Valentino Rosi. Saya tidak tahu berapa kecepatannya, tetapi ojek di kawasan saya kerja ini benar-benar lebih cepat dari semua ojek di seluruh dunia. Saya naik ojeknya ini tidak pakai helm jadi anginnya kenceng banget yang nampok muka. Sampai di dormitory saya dan teman-teman biasanya mampir ke kantin buat beli makanan. Soalnya kami itu adalah manusia-manusia yang sering kelaparan di pagi buta. Saya beli bakso dan tidak sengaja uap panasnya itu ke arah mata saya. Langsung deh kelopak mata kering atau mata bagian dalam, entahlah pokoknya tidak nyaman rasanya.
Pada hari selanjutnya mata saya masih terlihat merah dan saya tetap bekerja. Namun entah kenapa hari itu saya benar-benar merasa lelah dan mood saya tidak happy. Mungkin pisces termasuk golongan orang-orang yang suka merasa sedih tanpa alasan. Masuk pabrik dan saya mulai bekerja seperti biasa. Pada awalnya tidak ada masalah karena saya sudah bisa menyesuaikan kecepatan bekerja sesuai target dalam SOP (standard operational procedure). Eh, di tengah-tengah ada pergantian model produk. Saya dapat part baru dan proses baru lagi. Lumayan dag dig dug sih soalnya mata saya juga udah lelah, kalau disuruh mengamati dan praktik proses yang baru lagi rasanya tidak kuat. Padahal sebelum berangkat saya menggunakan kompres mata untuk mata kering agar lebih enakan buat kerja. Benar dugaan saya, mata saya super duper lelah untuk semua pekerjaan di hari itu. Hasilnya pekerjaan saya berantakan, banyak part yang tidak dipasang dengan pas. Leader pun bolak-balik ke saya dan gitu lah negor karena kurang memuaskan. Sebenarnya bukan cuma saya, ada beberapa teman lain yang juga kena teguran berulang-ulang dan sampai dilihatin terus kerjanya. Tapi waktu itu saya lagi kurang sehat jadi sensitif banget. Saya pulang kerja sambil nangis sendirian, saya tatap langit malam yang waktu itu lagi bersih dan banyak bintang. Hidup saya saat ini tidak seindah langit malam. Saya tidak mau pulang bareng teman karena saya ingin nangis hahaha benar-benar sensitif dan baper atau mungkin lebay saya waktu itu. 
source: www.everydayhealth.com

Pas ada jadwal libur panjang sekitar 5 hari saya sempetin buat mudik ke kampung. Di kampung saya dibawa ibu ke rumah sakit untuk cek mata. Kata dokter mata saya ini merah dan perih karena terlalu banyak terkena angin dan aktivitas pabrik yang banyak melibatkan objek-objek berukuran kecil. Penyebab mata sepet dan kering tersebut memang udah jadi santapan setiap hari buat saya. Saya sempat takut sih kalau mata saya ini parah dan butuh penanganan yang serius, tetapi dokter cuma cek sebentar terus saya diberi resep obat untuk diambil di apotik. Saya diberi satu obat tetes mata untuk dipakai 2 kali setiap hari dan hanya untuk 3 hari saja. Sepertinya ini obat mata kering paling ampuh, soalnya dua hari selanjutnya mata saya suda terasa lebih baik dan merahnya juga mereda. 
Sekarang saya lebih memperhatikan kesehatan mata. Caranya dengan mengatur tingkat kecerahan layar handphone dan komputer yang pas, menjaga asupan nutrisi dengan makanan yang mengandung vitamin A,  mengistirahatkan mata setiap satu jam dari layar monitor, dan istirahat yang cukup dengan cahaya yang redup.
Saya juga sedia obat tetes mata sendiri agar jika mengalami mata kering atau mata terasa berat dan lengket, saya dapat langsung mengobatinya. Sekarang sudah tidak sulit lagi untuk mengatasi mata sepet, mata perih, mata kering, atau gejala mata ringan lainnya karena sudah tersedia Insto untuk mata kering, Insto Dry Eyes


WHAT? (Apa itu?)

Insto Dry Eyes bukan sihir ya tetapi produk dari Combiphar yang terbukti efektif untuk meringankan dan mengobati gejala mata kering, mata pegel, mata sepet, dan mata perih. Obat mata kering dan lelah yang hadir dalam bentuk obat tetes mata dengan kemasan mungil 7.5 ml.

WHO? (Siapa yang menggunakannya?)
Insto Dry Eyes bukan untuk kalangan bangsawan, keluarga kerajaan, keturunan kaisar, atau golongan orang berdarah ningrat, tetapi untuk semua orang dari pejabat hingga rakyat biasa yang mengalami gejala mata kering. Jika belum paham, berikut adalah beberapa gejala mata kering atau mata lelah.

1.    Mata berdenyut (bukan mata kedutan yang banyak dikira tanda-tanda seseorang bakal dapat duit ya)
2.    Mata berair (bukan mata orang-orang yang ditinggal pas lagi sayang-sayangnya ya, apalagi mata yang datang ke kondangan mantan)
3.    Mata merah (bukan mata setan atau iblis dan kawan-kawannya ya)
4.    Pandangan mengabur (bukan pandangan yang sengaja kabur karena lihat mantan dapat gebetan baru ya)
5.    Sensitif terhadap cahaya terang (Cuma sama cahaya terang ya bukan sama slip gaji yang segitu-gitu aja)


Penyebab Mata Kering
Mata kering dapat terjadi karena produksi air mata yang tidak cukup, bukan karena terlalu banyak menangisi nasib yang begitu apes. Beberapa aktivitas berikut dapat menjadi penyebab mata kering.
1.    Terlalu lama menatap layar gadget
2.    Terlalu lama menggunakan lensa kontak
3.    Terlalu lama terkena paparan sinar matahari
4.    Bekerja di ruangan ber-AC
5.    Berada di jalanan yang penuh debu dan polusi

WHEN? (kapan memakai Insto Dry Eyes?)


Apabila teman-teman merasakan gejala mata lelah dan kering, sebaiknya istirahatkan mata. Berhenti sebentar dari aktivitas-aktivitas yang menyebabkan mata kering. Jika perlu atau mata masih terasa kering dan tidak nyaman, maka bisa gunakan obat tetes mata ini. Baca petunjuk pemakaian sebelum menggunakannya.
Menurut dokter saya yang pernah cek mata saya bilang kalau obat tetes mata tidak boleh dipakai dalam waktu lama. Insto Dry Eyes juga menyarankan untuk berhenti memakai tetes mata apabila gejala mata kering sudah reda.

WHERE? (dimana memakai Insto Dry Eyes?)
Dimana? Boleh saat di kamar, di toilet, di kereta, di mobil, di ladang, atau dimana pun asalkan hanya diteteskan pada bagian mata yang sakit. Ingat ya, hanya untuk mata karena ini termasuk obat luar.

WHY? (kenapa memakai Insto Dry Eyes?)
Tidak ada yang memaksa, tetapi kalau teman-teman ingin sembuh dari gejala mata kering bisa memakai Insto Dry Eyes. Alasannya adalah obat tetes mata ini lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan kompres mata untuk mata kering. Efeknya pun bisa lebih cepat dalam meredakan gejala mata kering atau tergantung kondisi. Teman-teman tidak perlu repot mencari tanaman obat untuk mata kering, cukup beli Insto Dry Eyes yang mudah didapatkan di supermarket, minimarket, toko obat, hingga toko biasa.

HOW? (bagaimana Insto Dry Eyes mengobati mata kering?)
Tidak perlu takut dan khawatir apakah mata kering bisa sembuh cepat atau tidak. Gejala mata kering seperti mata sepet, mata perih, dan mata gatal bisa sembuh dengan pengobatan yang tepat. Kurangi penggunaan gadget atau terlalu lama menatap layar biru dan beri istirahat untuk mata setidaknya setiap satu jam saat menatap layar monitor. Jika perlu gunakan Insto Dry Eyes untuk cara mengatasi mata lelah dan pusing dengan mudah.

Petunjuk penggunaan (bisa dilihat di kemasan Insto Dry Eyes):
3x sehari antara 1-2 tetes pada setiap mata atau sesuai saran dokter.

Manfaat Insto Dry Eyes:
  • 1.    Sebagai air mata buatan untuk mengatasi kekeringan pada mata.
  • 2.    Mengandung bahan aktif yang dapat membunuh bakteri penyebab iritasi mata.
  • 3.    Memberikan efek pelumas pada mata sehingga mata kembali segar dan nyaman.

Obati gejala mata kering dengan benar menggunakan Insto Dry Eyes. Mata kembali segar dan aktivitas pun lancar. Salam mata bening 😉 Let's say BYE BYE MATA KERING. 




Comments

  1. Same here. Aku juga punya masalah mata kering dan emang mengganggu banget :( anyway, thanks infonya. Keep up the good work! ;)

    ReplyDelete
  2. Nice info! Aku jg selalu sedia obat tetes mata di rumah buat antisipasi gejala mata kering. 😉👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang penting sedianya Insto ya jangan salah pilih obat tetes mata, yups

      Delete

Post a Comment